Syarat Mengurus Boro Kawin

391 views

Pasangan Pengantin RomantisSyarat Mengurus Boro Kawin – Boro kawin adalah  dokumen-dokumen penting yang harus disiapkan oleh calon mempelai atau calon pengantin laki laki. Dokumen ini harus disiapkan minimal satu bulan menjelang akad nikah. Apalagi jika calon pengantin wanita berada di luar kecamatan atau kabupaten nya berbeda, Tentu harus disiapkan minimal dua bulan sebelum hari H.

Bagi sahabat zunif.com  yang ingin segera menikah harus mempersiapkan segala sesuatu nya termasuk persyaratan Boro kawin. Dan jangan lupa yang paling penting adalah Anda harus sudah siap lahir batin.  Karena pernikahan adalah ibadah dan sunnah rosul, jadi siapkan niat yang tulus untuk beribadah dan mengharap Ridho Allah Subhanahuwata’ala.

Berikut ini Admin blog zunif.com akan share apa saja syarat syarat untuk menikah khususnya terkait persyaratan administrasi Boro kawin.  Dokumen ini perlu minta tandatangan bapak kepala desa untuk surat pengantar dari desa atau kelurahan yang kemudian minta tandatangan Kepala kantor urusan agama (KUA) kecamatan dan juga tandatangan dari bapak Camat di kantor Kecamatan tempat tinggal saudara.

Syarat Mengurus Boro Kawin:

  1. Surat Keterangan Boro Kawin dari Desa/Kelurahan
  2. Fotokopi Kartu Tanda Peduduk (KTP)
  3. Fotokopi Akta Kelahiran
  4. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  5. Fotokopi Ijazah Terakhir
  6. Fotokopi Surat Nikah Orang Tua
  7. Pas Foto berwarna ukuran 2×3 sebanyak 6 lembar, ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar, dan ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar
  8. Fotokopi Surat Pajak Tanah Tahun Sekarang/Saat Ini Lunas
  9. Materai Rp 6.000,- sebanyak 2 lembar
  10. Fotokopi KTP Calon Istri
  11. Fotokopi KK Calon Istri
  12. Uang Tunai Rp 300.000,-

Setelah dokumen lengkap untuk selanjutnya seluruh dokumen boro kawin dibawa kepada keluarga calon pengantin wanita,  kemudian dokumen tersebut bisa diserahkan dan diurus di kantor urusan agama di tempat tinggal calon mempelai wanita. Jangan lupa siapkan uang untuk biaya Akad nikah sebesar 500.000 Rupiah dan jangan lupa untuk tes kesehatan atau periksa kesehatan di Puskesmas setempat.

Jangan lupa siapkan juga 2 foto kopi KTP saksi. 1 fotokopi KTP saksi dari saudara/tetangga calon pengantin laki-laki dan 1 fotokopi KTP dari saudara/tetangga calon pengantin wanita.

Demikian informasi sederhana yang bisa saya share untuk sahabat sekalian di blog zunif.com. Semoga informasi tentang persyaratan mengurus boro kawin bisa bermanfaat untuk saudara sekalian.

Tags: #Boro Kawin #Dokumen Penting #Kantor Urusan Agama #Syarat Administrasi #Syarat Menikah

  1. Syarat Mengurus SKCK di Kantor Polsek | zunif.com6 bulan ago

    […] lahir di dunia sampai saat ini. Jika anda merasa tidak punya masalah pidana, jangan takut untuk mengurus surat SKCK. Surat ini berlaku hanya 6 bulan, dan bisa diperpanjang lagi masa aktif nya. Dan untuk […]

    Balas
  2. author

    Ahmad Zaelani Cute6 bulan ago

    Mau curhat tapi takut dosa.. wkakak
    Gimana yah cewekmah gituh, maunya di halalin, tapi maharnya mahal banget.. sudah macam kayak jual beli saja… gimana mau bisa ngurus sayrat boro kawin, bahas berapa mas kawinnya saja belum kelar2…

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif6 bulan ago

      pepet terus gan, negoisasi 😀

      Balas
      • author

        kotanopan.com6 bulan ago

        tawar gan, yang penting pepet terus, jangan kasih kendor…… 😀 semangat

        Balas
        • author
          Penulis

          zunif6 bulan ago

          seperangkat alat sholat cocok gan 😀 hemat

          Balas
  3. author

    kotanopan.com6 bulan ago

    syaratnya mudah kecuali Fotokopi Surat Pajak Tanah Tahun Sekarang/Saat Ini Lunas, ini klo ternyata yang bersangkutan kontrak, gimana cara dapatnya ya?
    klo uang Rp.300.000 seh masih wajar………..

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif6 bulan ago

      kalau nggak punya tanah, nggak perlu lampirkan surat pajak tanah gan, itu yang dilampirkan surat pajak tanah orang tua kita 😀

      Balas
      • author

        kotanopan.com6 bulan ago

        ow.. kirain pajak yg atas nama peminta / yg mau nikah, 😀

        Balas
        • author
          Penulis

          zunif6 bulan ago

          yang mau nikah setor pajak ke ane gan, untuk keamanan 😀

          Balas
  4. author

    Vika6 bulan ago

    Hehe penting nih buat yang mau married wajib dcatat..

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif6 bulan ago

      monggo catat gan 😀

      Balas
  5. author

    anies6 bulan ago

    andai kata salah satu syarat tak dapat dipenuhi, masih boleh urus boro kawin?

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif6 bulan ago

      kalau bisa lengkap kak persyaratannya 😀

      Balas
      • author

        kotanopan.com6 bulan ago

        kayaknya sulit klo misalnya gk ada foto / fotokopi calon istri, takutnya nanti dipakai unt nikah sama wanita lain, ajdi identitas calon istri juga harus di cantumkan brarti ya? 😀

        Balas
        • author
          Penulis

          zunif6 bulan ago

          iya wajib gan calon istri harus ada, kalau nggak ada, terus mau nikah sama siapa gan 😀

          Balas
  6. Syarat-Syarat Mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP) | zunif.com6 bulan ago

    […] Saat ini kita hanya diijinkan ganti kartu KTP jika ada perubahan informasi/data diri, misalnya data status perkwaninan, data pekerjaan, dan data tempat tinggal. Untuk Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak bisa […]

    Balas
  7. Persyaratan Memperpanjang SKCK | zunif.com6 bulan ago

    […] masa berlaku SKCK, tidak sesulit seperti waktu daftar pertama kali, yaitu diharuskan ada surat pengantar dari RT/RW dan desa/kelurahan, serta tidak perlu lagi untuk mengisi formulir yang sangat banyak. […]

    Balas
  8. Contoh Format Penulisan Surat Undangan Walimatul Ursy | zunif.com6 bulan ago

    […] Ursy – Bagi sahabat yang ingin menggelar acara walimatul ursy sebagai bagian dari rangkaian acara pesta pernikahan sahabat, tentu anda harus mempersiapkan check list nama-nama tetangga, saudara, teman, kerabat, dll […]

    Balas
  9. Buku Nikah vs Kartu Nikah Kementerian Agama RI | zunif.com5 bulan ago

    […] zunif.com yang sudah menikah tentu sudah tidak asing lagi dengan surat nikah, karena jika anda menikah resmi sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia dan hukum agama, bisa dipastikan setelah nikah […]

    Balas
  10. author

    Reyne Raea (Rey)5 bulan ago

    wakakakka, ngakak tapi takut dosa baca komen yang atas.
    bener sih, masalah mahar tuh bagi sebagian orang semacam penghalang nikah aja.

    Kalau menurut saya mending masing2 pihak saling membantu, jika yang membratkan keluarga wanita, wanitanya juga ikut turun tangan dong mencari kesepakatan.

    Ortu wanita juga sebenarnya ga salah memahalkan mahar, karena setelah menikah mereka udah beneran melepas anak perempuannya

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif5 bulan ago

      perlu ada kesepakatan yang baik ya kak, dan bisa saling menerima satu sama lain :mrgreen:

      Balas
  11. Perbedaan Kuliah S1, Kuliah S2, dan Kuliah S3 | zunif.com5 bulan ago

    […] (3 artikel) atau jurnal internasional bereputasi (1 artikel). Beban tersebut dilaksanakan sebagai syarat wajib sahabat zunif.com untuk menempuh ujian tertutup dan ujian terbuka promosi […]

    Balas

Tinggalkan Balasan ke Perbedaan Kuliah S1, Kuliah S2, dan Kuliah S3 | zunif.com Batalkan balasan