Persyaratan Peserta P1 / TL pada CPNS 2019

52 views
Peluang Bagus Peserta P1/TL pada CPNS 2019

Peluang Bagus Peserta P1/TL pada CPNS 2019

Persyaratan Peserta P1/TL pada CPNS 2019 – Keikutsertaan peserta P1/TL dalam seleksi penerimaan CPNS 2019 merupakan kebijakan pemerintah yang memberikan angin segar bagi masyarakat Indonesia yang tahun 2018 mengikuti tes CPNS dan lulus passing grade awal (PermenpanRB No. 37 Tahun 2018), tapi tidak lulus sampai tahap akhir (integrasi SKD dan SKB). Hal itu dikarenakan terbitnya PermenpanRB No. 61 Tahun 2018 ditengah-tengah proses seleksi CPNS. Sehingga dinilai cukup merugikan bagi peserta P1, dan disisi lain menguntungkan peserta P2.

Kualitas soal SKD tahun 2018 dinilai oleh kebanyakan orang cukup berat, bila dibandingkan soal SKD tahun 2017. Sehingga tidak heran banyak peserta CPNS yang tidak lulus passing grade awal. Menurut BKN, hanya ada sekitar 10% peserta yang lulus passing grade dari total peserta CPNS. Persoalan itulah yang mendesak pemerintah RI untuk berinisiatif menerbitkan permenpanRB baru, yang isinya penurunan passing grade. Yang semula 298, menjadi 255. Tujuan pemerintah tidak lain adalah agar kebutuhan pegawai (formasi) CPNS bisa terisi secara merata di seluruh instansi pusat dan daerah di Indonesia.

Ternyata kebijakan tersebut mengorbankan peserta yang lulus passing grade awal. Tidak heran jika banyak peserta P1/TL yang melayangkan protes sampai berbulan-bulan untuk menuntut keadilan kepada pemerintah. Dan pada rekrutmen CPNS 2019 ini adalah jawabannya. Yang mana peserta P1/TL diberi kesempatan bagus untuk mengikuti CPNS 2019 dengan cara yang lebih mudah. Sehingga peluang lulus CPNS sampai tahap akhir bisa dikatakan cukup besar, asalkan peserta P1/TL memenuhi syarat-syarat dan mengikuti peraturan yang ditetapkan pemerintah dalam PermenpanRB No. 23 Tahun 2019. Berikut adalah uraiannya di blog zunif.com, semoga berguna.

Persyaratan Peserta P1/TL pada CPNS 2019

1. Pelamar dari P1/TL wajib mendaftar di SSCASN dengan menggunakan NIK yang sama dengan yang digunakan saat pendaftaran seleksi CPNS Tahun 2018 dan dilakukan proses pendaftaran/pengunggahan dokumen sebagaimana yang dipersyaratkan oleh instansi yang dilamarnya. Instansi selanjutnya melakukan seleksi administrasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dan apabila yang bersangkutan tidak memenuhi persyaratan administrasi maka dapat digugurkan.

2. Sistem SSCASN BKN akan menampilkan data pelamar P1/TL tersebut mencakup jenis formasi yang dilamar, kualifikasi pendidikan, nilai SKD Tahun 2018, status masuk atau tidak pada 3 (tiga) kali formasi pada jabatan yang dilamar, dan status lulus atau tidak sampai dengan tahap akhir pada seleksi CPNS tahun 2018.

3. Pelamar dari P1/TL memilih jabatan dan jenis formasi yang akan dilamar. Secara sistem, nilai SKD tahun 2018 sah digunakan oleh pelamar apabila:
a). Nilai SKD tahun 2018 memenuhi nilai ambang batas/passing grade SKD tahun 2019 untuk jabatan dan jenis formasi yang akan dilamarnya.
b). Kualifikasi pendidikan pada formasi jabatan yang dilamar tahun 2019 harus sama dengan kualifikasi pendidikan yang telah digunakan pada saat pelamaran tahun 2018.

4. Pelamar dari P1/TL harus memilih untuk mengikuti atau tidak mengikuti SKD Tahun 2019 pada sistem SSCASN.

5. Bagi pelamar P1/TL yang memilih untuk mengikuti SKD Tahun 2019, kemudian tidak mengikuti SKD, dinyatakan gugur.

6. Bagi pelamar P1/TL yang memilih untuk tidak mengikuti SKD Tahun 2019, maka nilai SKD yang digunakan adalah nilai SKD Tahun 2018.

7. Apabila nilai SKD Tahun 2019 yang diperoleh pelamar memenuhi nilai ambang batas/passing grade SKD tahun 2019 untuk formasi jabatan yang dilamarnya, maka nilai SKD yang digunakan adalah nilai terbaik antara nilai SKD Tahun 2018 dengan nilai SKD Tahun 2019.

8. Apabila nilai SKD Tahun 2019 tidak memenuhi nilai ambang batas/passing grade, maka nilai yang digunakan adalah nilai SKD Tahun 2018.

9. Nilai SKD peserta P1/TL akan diperingkat dengan nilai SKD dari peserta Seleksi CPNS Tahun 2019 lainnya yang memenuhi nilai ambang batas/passing grade pada jenis formasi dan jabatan yang dilamar untuk menentukan peserta yang dapat mengikuti SKB paling banyak 3 (tiga) kali formasi berdasarkan peringkat tertinggi.

10. Tahapan selanjutnya, mengikuti ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri ini dan peraturan perundang-undangan.

Tags: #CPNS 2019 #Kebijakan Pemerintah #Peluang Besar #Persyaratan Lamaran #Peserta P1/TL #Syarat CPNS

  1. Formasi Jabatan CPNS yang Wajib Melampirkan Dokumen STR | zunif.com7 hari ago

    […] 2019 merupakan bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia pada umum nya, dan calon peserta CPNS pada khusus nya. Karena di bulan inilah pendaftaran CPNS mulai dibuka oleh Pemerintah Republik […]

    Balas

Silahkan Komentar