Persyaratan CPNS Formasi Khusus Penyandang Disabilitas

30 views
Formasi Khusus Bagi Disabilitas dalam Rekrutmen CPNS

Formasi Khusus Bagi Disabilitas dalam Rekrutmen CPNS

Persyaratan CPNS Formasi Khusus Penyandang Disabilitas – Menurut Undang Undang Nomor 8 Tahun 2016, Penyandang Disabilitas adalah setiap orang yang memiliki keterbatasan fisik, intelektual, mental atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak.

Penyandang disabilitas memiliki hak hidup, bebas dari stigma, privasi, keadilan dan perlindungan hukum, pendidikan, pekerjaan, kewirausahaan, koperasi, kesehatan, politik, keagamaan, keolahragaan, kebudayaan dan pariwisata, kesejahteraan sosial, aksesibilitas, pelayanan publik, perlindungan dari bencana, habilitasi dan rehabilitasi, konsesi, pendataan, hidup secara mandiri dan dilibatkan dalam masyarakat, berekspresi, berkomunikasi, dan memperoleh informasi, berpindah tempat dan kewarganegaraan, bebas dari tindakan diskriminasi, penelantaran, penyiksaan dan eksploitasi.

Eksistensi formasi khusus penyandang disabilitas dalam seleksi penerimaan CPNS merupakan bentuk pemenuhan hak bagi warga negera Indonesia sebagai penyandang disabilitas. Artinya keberadaan mereka dijamin oleh konstitusi dan mendapatkan hak-hak yang sama dan dijamin oleh Pemerintah Republik Indonesia. Termasuk dalam memenuhi hak memperoleh pekerjaan dan kehidupan yang layak.

Tentu saja, adanya formasi khusus disabilitas disambut baik oleh masyarakat Indonesia. Sehingga memberikan kesempatan dan peluang yang besar bagi penyandang disabilitas untuk ikut berpartisipasi membangun bangsa dan bekerja sebagai pegawai negeri sipil. Dan bisa memperoleh pekerjaan yang baik dan layak, sehingga kesejahteraan keluarga bisa meningkat.

Berikut ini admin zunif.com akan berbagi informasi mengenai syarat-syarat yang harus dipenuhi bagi penyandang disabilitas manakala ingin mendaftar atau melamar CPNS dengan formasi khusus disabilitas. Persyaratan ini sesuai dengan regulasi PermenpanRB Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019. Semoga bisa bermanfaat untuk saudara sekalian.

Persyaratan CPNS Formasi Khusus Penyandang Disabilitas

1. Instansi Pusat dan Instansi Daerah harus mengalokasikan formasi/jabatan yang dapat dilamar oleh penyandang disabilitas paling sedikit 2 (dua) persen dari total formasi yang ditetapkan oleh Menteri.

2. Pemilihan formasi jabatan dan unit kerja penempatan sesuai dengan kebutuhan organisasi, persyaratan jabatan, jenis dan derajat kedisabilitasannya, serta kesiapan sarana prasarana/aksesibilitas di masing-masing instansi ditentukan oleh masing-masing instansi berdasarkan daftar rincian penetapan alokasi kebutuhan (formasi) dari Menteri.

3. Pemilihan formasi tersebut dilakukan di SSCASN BKN dan selanjutnya harus dicantumkan dalam pengumuman penerimaan CPNS pada masing-masing instansi.

4. Jabatan dan kualifikasi pendidikan untuk penetapan kebutuhan (formasi) khusus Penyandang Disabilitas disyaratkan agar pada penetapan kebutuhan (formasi) tersebut ditetapkan pula untuk penetapan kebutuhan (formasi) umum dengan jabatan dan kualifikasi pendidikan yang sama.

5. Calon pelamar dari penyandang disabilitas wajib melampirkan surat keterangan dari dokter Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas yang menerangkan jenis dan derajat kedisabilitasannya.

6. Calon pelamar dari penyandang disabilitas berusia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat melamar.

7. Penyandang disabilitas yang melamar pada jabatan Dokter dan Dokter Gigi dengan kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis dan Dokter Gigi Spesialis, Dokter Pendidik Klinis, dan Dosen, Peneliti, dan Perekayasa dengan kualifikasi pendidikan Strata Tiga (S-3/Doktor), dapat berusia paling tinggi 40 (empat puluh) tahun saat melamar.

8. Panitia penyelenggara instansi dan/atau BKN menyediakan aksesibilitas di lingkungan tempat pelaksanaan seleksi sesuai dengan kebutuhan penyandang disabilitas.

9. Panitia penyelenggara instansi dan/atau BKN menyediakan petugas/pendampingan saat pelaksanaan SKD dan SKB bagi
pelamar penyandang disabilitas Sensorik Netra yang mendaftar pada formasi khusus Penyandang Disabilitas dan mengatur waktu pelaksanaan SKD dan SKB masing-masing selama 120 (seratus dua puluh) menit.

10. Bagi pelamar penyandang disabilitas Sensorik Netra yang mendaftar pada Formasi Umum atau formasi khusus lain, selain formasi khusus Penyandang Disabilitas, tata cara dan waktu pelaksanaan seleksi sama dengan seleksi pendaftar pada Formasi Umum.

11. Panita penyelenggara instansi wajib melakukan verifikasi persyaratan pendaftaran dengan mengundang calon pelamar untuk memastikan kesesuaian formasi dengan jenis dan derajat kedisabilitasannya.

Tags: #Berkas Dokumen #CPNS 2019 #Formasi Khusus #Lamaran Kerja #Penyandang Disabilitas #Persyaratan CPNS #Tes CPNS

Silahkan Komentar