Persyaratan CPNS Formasi Khusus Diaspora

31 views
Formasi Khusus Diaspora WNI di Luar Negeri Daftar CPNS

Formasi Khusus Diaspora WNI di Luar Negeri Daftar CPNS

Persyaratan CPNS Formasi Khusus Diaspora – Kabar gembira bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal dan bekerja di luar negeri. Karena Pemerintah Republik Indonesia memberikan kesempatan kepada saudara untuk pulang kampung dan membangun negeri. Adalah diberikan kemudahan dalam menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan status CPNS bagi para diaspora.

Para Diaspora dipersilahkan mendaftar seleksi penerimaan CPNS 2019 yang telah dibuka oleh Pemerintah dengan berbagai syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Tentu saja ada mekanisme tes seleksi sebelum diangkat menjadi CPNS. Mulai dari seleksi berkas dokumen lamaran, tes SKD, tes SKB dan pemberkasan.

Formasi khusus diaspora merupakan formasi khusus yang hanya bisa dilamar oleh para diaspora yang hingga kini masih berada dan tinggal domisili di luar negeri dan masih aktif bekerja disana dalam bidang-bidang tertentu sebagai tenaga kerja profesional.

Pemerintah membuka formasi khusus diaspora dengan jumlah formasi yang cukup besar. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri bisa ikut membangun di dalam negeri sesuai pengalaman bidang pekerjaan di luar negeri. Tentu saja untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia nantinya.

Berikut admin zunif.com share beberapa persyaratan yang harus dipenuhi bagi para diaspora yang ingin melamar kerja menjadi CPNS sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah melalui PermenpanRB Nomor 23 Tahun 2019. Semoga bisa berguna bagi saudara sekalian.

Persyaratan CPNS Formasi Khusus Diaspora

1. Penetapan formasi khusus Diaspora diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia yang memiliki Paspor Republik Indonesia yang masih berlaku dan menetap di luar wilayah Republik Indonesia serta bekerja sebagai tenaga profesional di bidangnya yang dibuktikan dengan surat rekomendasi dari tempat yang bersangkutan bekerja paling singkat selama 2 (dua) tahun.

2. Jenis jabatan formasi khusus Diaspora adalah jabatan Peneliti, Dosen, Perekayasa, dan Analis Kebijakan. Untuk jabatan Peneliti, Dosen, dan Analis Kebijakan dapat dilamar oleh calon peserta dengan persyaratan tingkat pendidikan paling rendah Strata Dua (S-2), sedangkan untuk jenis jabatan Perekayasa dapat dilamar oleh calon peserta dengan persyaratan tingkat pendidikan paling rendah Strata Satu (S-1).

3. Pemilihan formasi jabatan dan unit kerja penempatan ditentukan oleh masing-masing instansi berdasarkan daftar rincian penetapan alokasi kebutuhan (formasi) dari Menteri, dilakukan di SSCASN BKN, dan selanjutnya dicantumkan dalam pengumuman penerimaan CPNS pada masing-masing instansi.

4. Pelamar yang mendaftar pada formasi jenis jabatan Peneliti, Dosen, Perekayasa, dan Analis Kebijakan, harus memenuhi persyaratan usia paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun saat pelamaran.

5. Pelamar yang mendaftar pada formasi jenis jabatan Peneliti, Dosen, dan Perekayasa dapat berusia paling tinggi 40 (empat puluh) tahun apabila memiliki kualifikasi pendidikan Strata Tiga (S-3) kecuali bagi pelamar yang mendaftar pada formasi jabatan Analis Kebijakan.

6. Pelamar tidak sedang menempuh post doctoral yang dibiayai oleh Pemerintah.

7. Jabatan dan kualifikasi pendidikan untuk penetapan kebutuhan (formasi) khusus Diaspora disyaratkan agar pada penetapan kebutuhan (formasi) tersebut ditetapkan pula untuk penetapan kebutuhan (formasi) umum dengan jabatan dan kualifikasi pendidikan yang sama.

8. Setiap pelamar yang mendaftar formasi khusus Diaspora harus membuat surat pernyataan bermaterai yang menerangkan bebas dari permasalahan hukum, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, dan tidak terafiliasi pada ideologi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

9. Apabila pelamar sudah dinyatakan lulus, tetapi di kemudian hari terbukti tidak sesuai dengan surat penyataan yang dibuat, PPK harus mengumumkan pembatalan kelulusan yang bersangkutan dengan tembusan kepada Menteri dan Kepala Badan Kepegawaian Negara.

10. Penyetaraan ijazah bagi diaspora lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri dilakukan oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan tinggi dapat dilakukan setelah yang bersangkutan dinyatakan lulus akhir.

11. Apabila pelamar sudah dinyatakan lulus, tetapi di kemudian hari tidak dapat melampirkan ijazah yang sudah disetarakan, PPK harus mengumumkan pembatalan kelulusan yang bersangkutan dengan tembusan kepada Menteri dan Kepala Badan Kepegawaian Negara.

Tags: #Berkas Lamaran #CPNS 2019 #CPNS Online #Diaspora Adalah #Formasi Khusus #Lowongan Kerja #Persyaratan CPNS

Silahkan Komentar