Perbedaan Sekolah SMA dan Kuliah Sarjana di Kampus

340 views
Proses Pembelajaran Kuliah di Kampus Terbaik Perguruan Tinggi Indonesia

Proses Pembelajaran Kuliah di Kampus

Perbedaan Sekolah SMA dan Kuliah Sarjana di Kampus – Bagi sahabat zunif.com yang baru saja lulus dari jenjang pendidikan menengah atas (SMA/MA/SMK/MAK) dan punya rencana ingin melanjutkan kuliah di perguruan tinggi terbaik dan favorit anda, sahabat perlu tahu kehidupan kampus agar bisa segera beradaptasi dengan lingkungan disana.

Mengapa hal ini penting untuk diketahui? Karena agar para siswa lulusan SMA bisa belajar dengan baik dan tidak salah dalam melangkah untuk kedepannya, karena durasi waktu belajar di kampus tidak sebentar, melainkan sangat memakan waktu yang lumayan panjang, paling cepat lulus 8 semester (4 tahun), dan paling lama 14 semester (7 tahun).

Banyak kasus yang pernah terjadi diberbagai kampus di Indonesia. Misalnya mahasiswa sudah semester 4 malah pindah jurusan. Banyak tugas, sehingga berhenti di tengah jalan. Kuliah molor sampai nggak lulus-lulus. Dan yang paling parah adalah dikeluarkan atau Drop Out (DO) dari kampus.

Untuk menghindari hal-hal semacam itu, perlu adanya pengenalan kehidupan kampus bagi sahabat zunif.com calon mahasiswa baru agar tidak kaget ketika kali pertama kuliah di PTN/PTS di Indonesia, sehingga harapannya bisa menyelesaikan studi tepat pada waktunya, dan berharap bisa dengan mudah memperoleh pekerjaan impian anda setelah tamat kuliah dan memperoleh gelar sarjana.

Berikut ini admin zunif.com akan berbagi informasi yang berguna bagi sahabat yang ingin melanjutkan studi kuliah di kampus impian anda. Agar pengetahuan dan wawasan kita bisa bertambah luas dan bisa betah hidup di lingkungan akademik kampus.

Perbedaan Sekolah SMA dan Kuliah Sarjana

Pakaian Seragam
Ketika sahabat zunif.com duduk dibangku sekolah SMA pasti sudah terbiasa menggunakan seragam sekolah untuk belajar di sekolahan. Misalnya hari senin dan selasa pakai seragam osis putih abu-abu, rabu dan kamis pakai seragam baju batik, dan jum’at dan sabtu pakai seragam pramuka. Bahkan atribut seragam harus lengkap seperti bedge osis, name tag, dll, dan ada juga yang wajib pakai dasi dan peci.

Hal tersebut berbeda ketika sahabat zunif.com kuliah di kampus terbaik. Tidak ada ketentuan seragam untuk kuliah. Yang penting pakai baju/kemeja, celana panjang, dan bersepatu. Bahkan di jurusan pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi (PJKR) boleh pakai kaos dan celana pendek, untuk praktik olah raga di lapangan.

Kelas/Ruang Perkuliahan
Kelas sewaktu sekolah di SMA cenderung menetap (sedenter). Ada meja dan kursi tetap siswa yang bisa dipakai untuk menaruh tas, buku, alat tulis. Sehingga ketika waktu istirahat belajar, tas nggak perlu dibawa keluar kelas, cukup diletakkan dimeja belajar. Jam pelajaran juga berlangsung terus-menerus (kontinyu) dari jam 07.00 pagi sampai jam 14.00 siang.

Hal ini tentu sangat berbeda dengan mahasiswa kuliah di kampus. Ruang kuliah mahasiswa biasanya nomaden (berpindah-pindah) sesuai jadwal perkuliahan. Kadang 1 hari hanya ada 1 perkuliahan. Kadang 1 hari ada 2 perkuliahan. Dan jam belajar kadang berlanjut dan kadang loncat-loncat. Biasanya waktu belajar sahabat zunif.com di kampus dimulai dari jam 07.00 pagi sampai jam 16.00 sore.

Mata Pelajaran/Kuliah
Nama-nama mata pelajaran yang ada di sekolah menengah atas cenderung sama, dari kelas 10 semester 1 sampai kelas 12 semester 2. Mata pelajaran PPKN, PAI, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Olahraga selalu ada. Mungkin yang membedakan adalah sesuai jurusan. Kalau siswa ambil jurusan IPA ya ada mapel Biologi, Fisika, Kimia, Matematika. Kalau ambil jurusan IPS ada mapel Sejarah, Geografi, Ekonomi, Sosiologi dan Antropologi.

Di dunia perkuliahan, setiap semester dari semester 1 sampai semester 8 nama mata kuliah (makul) ternyata selalu berbeda-beda sahabat zunif.com. Dan masing-masing makul punya bobot Satuan Kredit Semester (SKS). 1 mata kuliah ada yang 2 SKS, ada yang 3 SKS, bahkan ada yang 1 SKS untuk mata kuliah praktikum. Hal itu dikarenakan beban SKS yang harus dipenuhi sebagai syarat minimal jenjang sarjana S1 adalah 144 SKS, yang terdiri dari mata kuliah umum, mata kuliah jurusan, dan mata kuliah pilihan.

Tugas dan Ujian Semester
Di lingkungan sekolah SMA tugas tidak begitu banyak sobat zunif.com. Biasanya tugas/PR berbentuk latihan soal. Jarang sekali guru memberikan tugas yang berat seperti bikin artikel opini, makalah, laporan penelitian, dll. Dan untuk tes semesteran biasanya ada UTS dan UAS yang mana bentuk soalnya adalah pilihan ganda dan sedikit uraian. Di sekolah ada Ulangan Harian (UH) yang dilaksanakan setelah selesai mempelajari materi pada bab tertentu.

Di perkuliahan, hampir setiap minggu ada tugas dari dosen. Macem-macem bentuk tugasnya. Apalagi kalau sobat zunif.com mengambil mata kuliah praktikum, pasti tiap minggu harus buat laporan praktikum tulis tangan di kertas folio bergaris. Tidak hanya itu, bentuk tugas lain berupa analisis data, bikin paper, resume jurnal internasional, makalah, laporan riset, proposal usaha bisnis dan masih banyak lagi. Bentuk ujian ada mid semester dan ujian akhir semester dan biasanya bentuk soal uraian penalaran semua, jarang ada soal pilihan ganda. Di perkuliahan tidak ada ulangan harian.

Hasil Studi
Hasil belajar siswa berupa rapot, baik untuk hasil nilai Ulangan Tengah Semester (UTS) dan Ulangan Akhir Semester (UAS). Dengan nilai angka, dan ada Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Sehingga kalau nilai kurang dari KKM ada kesempatan mengikuti perbaikan nilai (remidial) sebelum raport dibagikan/dikeluarkan. Sehingga nilai raport sama dengan atau diatas KKM.

Hasil belajar mahasiswa tiap semester ada biasanya berupa KHS (kartu hasil studi). Format nilai berupa huruf skala A,B,C,D,E dan angka, dan ada Indeks Prestasi dan Indeks Prestasi Kumulatif. Jika dapat nilai E dan atau D maka mahasiswa harus mengulang kuliah semester berikutnya bersama adek-adek kelas sahabat zunif.com 😀

Proses Pembelajaran
Di sekolah SMA peran guru sangat penting sekali untuk mendidik siswa. Tidak hanya mengajar mata pelajaran, tapi juga mendidik moral dan perilaku siswa di sekolah. Maka tidak heran jika guru lebih banyak memberikan nasihat-nasihat berguna bagi siswa. Dan proses pembelajaran biasanya berupa teacher oriented, sehingga siswa lebih banyak mendengarkan daripada aktif memberikan argument dan berdiskusi di kelas.

Ternyata sangat berbeda dengan perkuliahan sahabat zunif.com. Dosen hanya memberikan materi kuliah secara umum saja (rambu-rambu perkuliahan), dan mahasiswa dituntut untuk aktif membaca dan mempelajari materi perkuliahan sendiri secara mandiri, dan aktif di kelas untuk diskusi. Dosen hanya sebagai fasilitator saja.

Ujian Akhir Kelulusan
Kelulusan siswa ditentukan oleh hasil belajar (raport) mulai dari kelas 10 semester 1 sampai kelas 12 semester 2 dan dirata-rata nilainya serta ditentukan juga oleh Ujian Nasional Berbasik Komputer (UNBK) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Praktikum. Sehingga siswa satu angkatan SMA bisa lulus secara bersamaan sahabat zunif.

Berbeda dengan kelulusan mahasiswa kuliah. Mahasiswa diwajibkan mengumpulkan minimal 144 SKS dan harus menyusun skripsi (tugas akhir) sebagai salah satu syarat penting kelulusan, mulai dari menyusun proposal penelitian, seminar proposal, riset lapangan, ujian skripsi, dan revisi yang dibimbing oleh 2 dosen pembimbing, dan di uji oleh 4 orang dosen dalam ujian skripsi (munaqosah). Sehingga mahasiswa satu angkatan jarang sekali lulus bersamaan sobat zunif.com. Ada yang lulus 8 semester, dan bahkan ada yang lulus 14 semester. Tergantung semangat dan keseriusan mahasiswa dalam menyusun skripsi.

Ijazah dan Gelar (Titel)
Setelah tamat SMA sahabat zunif.com hanya memperoleh ijazah dan transkrip nilai beserta raport, dan mungkin ada sertifikat-sertifikat lainnya dari sekolahan. Hanya itu, dan nggak memperoleh gelar akademik. Lulusan SMA dan MA memang dipersiapkan untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi.

Setelah lulus kuliah sarjana, anda akan mendapatkan ijazah dan transkrip nilai beserta gelar akademik seperti Sarjana Pendidikan (S.Pd.), Sarjana Teknik (S.T.), Sarjana Ekonomi (S.E.) dan masih banyak lagi. Dan ada wisudanya juga lho bersama mahasiswa yang lulus se kampus dari berbagai program studi dan jurusan. Lulusan sarjana dipersiapkan untuk mulai masuk ke dunia kerja pada bidang keahlian spesifik sesuai latar belakang pendidikan yang sudah dipelajari selama perkuliahan.

Demikian informasi dari blog zunif.com mengenai perbedaan sekolah SMA dan kuliah sarjana di kampus, semoga bisa bermanfaat bagi sahabat semua yang hendak belajar di kampus tercinta dan berharap bisa memahami dan menyesuaikan diri dengan kehidupan kampus yang menerima anda sebagai mahasiswa baru.

Silahkan share artikel ini di facebook dan twitter kepada teman-teman anda agar bermanfaat dan mereka bisa mengetahuinya. Terimakasih sahabat.

Tags: #Anak SMA #Kampus Terbaik #Kuliah Sarjana #Perbedaan Belajar #Perguruan Tinggi #Sekolah SMA

  1. author

    Himawan Sant4 bulan ago

    Banyak orang akan tercerahkan disini …,
    apa itu perbedaan dan gimana prosedurnya kegiatan antara sekolah dan kuliah, juga jangan sampai salah menentukan jurusan …

    Berasa nostalgia jadinya membaca artikel ini gimana proses belajar yang kujalani saat dulu kuliah …

    Seru, menyenangkan dapat ilmu banyak daaan kumpul-kumpul dengan teman kuliah itu ….pengalaman yang pengin kuulangi lagi

    Balas
    • author

      kotanopan.com4 bulan ago

      pengen balik jadi anak SMA atau mahasiswa om? wkwkwwk

      Balas
      • author
        Penulis

        zunif4 bulan ago

        reuni aja gan pakai seragam sma, pasti seru 😀

        Balas
    • author
      Penulis

      zunif4 bulan ago

      kenangan yang indah bersama teman dan mantan ya gan 😀

      Balas
  2. author

    Reyne Raea4 bulan ago

    Dan saya kangen kuliah dong, beberapa hari main ke sini, baca artikel-artikel tentang perkualiahan saya adi auto kangen dunia belajar hahaha

    Padahal kalau udah kuliah, liat tugasnya, ujiannya mungkin juga pengen kabur hhahahahaha

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif4 bulan ago

      iya kak, kalau tugas nya memang berat, tapi tak terasa kalau bahagia bersama teman sama-sama mumet hehehe 😀

      Balas
  3. author

    Anak Gblog4 bulan ago

    Sedikit tambahan aja om, untuk seragam mungkin kalo universitas swasta yang biasanya dibidng kesehatan itu ada seragamnya om,

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif4 bulan ago

      wah iya gan betul itu, akbid, akper, stiker, poltekkes ada seragam nya ya, makasih banyak gan buat tambahan informasi yang bermanfaat 😀

      Balas
  4. author

    Ridsal4 bulan ago

    Banyak perbedaannya. Bikin anak sma yang mau melanjutkan jenjang kuliah punya gambaran kuliah..

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif4 bulan ago

      iya gan semoga begitu, sesuai harapan 😀

      Balas
  5. author

    Dwi Sugiarto4 bulan ago

    Coba kalau SMA ada skripsi seperti kuliah pada puyeng kali ..nggak lulus lulus

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif4 bulan ago

      wah berat gan, bisa galau para murid ya kalau ada skripsi, apalagi dibimbing oleh guru killer 😀

      Balas
  6. author

    Uyo Yahya4 bulan ago

    Kalau zaman sekarang ada yang lucu, mas zun. Gak cuman kuliahan aja yg wisudaan. SMA juga ada. Bahkan SMP pun ada!

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif4 bulan ago

      wah ada-ada aja ya, mungkin guru dan kepala sekolah terinspirasi wisuda kampus ya gan 😀

      Balas
  7. author

    Aris4 bulan ago

    Habis baca artikel ini jadi pengin balik lagi ke masa sma dan kuliah loh, asyik sekali mengenang masa lalu

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif4 bulan ago

      wah nostal gila gan hahaha 😀

      Balas
  8. author

    kuanyu4 bulan ago

    yang jelas kalau di sekolah itu lebih terkekang mas ya,..kalau dikampus mah bebas atuh,..ha-ha

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif4 bulan ago

      iya gan lebih bebas dan santai kayak di pantai 😀

      Balas
  9. author

    ratutips.com4 bulan ago

    enaknya kuliah bisa titip absen juga dan baju bebas gimana kita asal sopan ya kak

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif4 bulan ago

      iya kak bebas tapi sopan 😀

      Balas
  10. author

    Kurnia haryono4 bulan ago

    Ya memang sebelum mengambil pilihan yang tepat alangkah baiknya kita cari informasi terlebih dahulu dan ini kayaknya informasi yang bagus buat referensi supaya tidak salah jurusan ya….

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif4 bulan ago

      iya gan memang seharusnya begitu biar nggak salah pilih 🙂

      Balas
  11. author

    anies4 bulan ago

    hampir sama di sini sistemnya… kami panggil form 6 atau tingkatan 6. ada 2 tingkatan 6. tingkatan 6 bawah (lower 6) dan tingkatan 6 atas (upper 6). hanya upper 6 shj yang akan ambil final exam…sayangnya, ramai student tak memilih tingkatan 6 sebab mereka prefer matriculation or college

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif4 bulan ago

      mantap kak ternyata tidak jauh beda ya sekolah di malaysia dan di indonesia 😀

      Balas
  12. Alasan Memilih Jurusan IPA di Sekolah SMA | zunif.com1 bulan ago

    […] kasih di sekolah. Lirik lagu ini memang mengena banget, terutama buat sahabat zunif.com yang sudah lulus sekolah. Karena baru sadar ternyata masa sekolah adalah masa yang paling indah, tanpa beban, dan bahagia […]

    Balas
  13. Formasi CPNS dengan Minim Pelamar | zunif.com1 bulan ago

    […] cukup minim dibandingkan dengan formasi CPNS jalur umum. Jadi, ini peluang besar untuk para mahasiswa aktif yang saat ini masih kuliah agar giat belajar agar bisa lulus dengan pujian […]

    Balas

Tinggalkan Balasan ke Himawan Sant Batalkan balasan