Perbedaan Passing Grade SKD Tahun 2017, 2018, dan 2019

66 views
CPNS Passing Grade SKD CAT TWK TIU TKP Tahun 2017, 2018, dan 2019

CPNS Passing Grade SKD CAT TWK TIU TKP Tahun 2017, 2018, dan 2019

Perbedaan Passing Grade SKD Tahun 2017, 2018, dan 2019 – Passing Grade adalah nilai ambang batas kelulusan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Jika nilai SKD peserta diatas passing grade dan masuk peringkat 3x jumlah formasi, maka peserta berhak lanjut ke Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Namun, jika nilai SKD peserta dibawah passing grade atau diatas passing grade tapi tidak masuk rangking 3x jumlah formasi, maka sahabat zunif.com tidak bisa lanjut ke tes SKB.

Nilai passing grade menurut Peraturan Menteri PAN RB dibedakan antara formasi umum, formasi khusus, dan formasi umum jabatan tertentu. Biasanya formasi khusus dan formasi umum jabatan tertentu mempunyai nilai passing grade lebih rendah daripada nilai passing grade formasi umum. Hal itu dikarenakan untuk mempermudah peserta untuk bisa lolos passing grade dan lanjut ke tahapan seleksi berikutnya. Hanya saja persyaratan untuk formasi khusus dan formasi umum jabatan tertentu ini sulit dipenuhi, sehingga tidak sedikit peserta yang memilih melamar CPNS pada formasi umum.

Passing grade SKD tahun 2017 dan 2018 untuk formasi umum sama nilainya. Yaitu total nilai minimal 298, dan masing-masing sub tes nilai minimal adalah 75 TWK, 80 TIU, dan 143 TKP. Sedangkan passing grade formasi khusus dan formasi umum jabatan tertentu, ada perbedaan yang siginifikan. Sahabat zunif.com bisa membandingkan passing grade formasi khusus dan formasi jabatan tertentu dibawah ini.

Untuk bisa lulus passing grade dan agar bisa lanjut ke tahapan SKB, ada trik tersendiri bagi sahabat zunif.com. Yang pertama, jumlah formasi ada banyak, dan jumlah pelamar sedikit. Ini peluang untuk bisa lanjut ke SKB cukup besar. Sahabat zunif.com bisa melihat pada website SSCASN BKN secara online mengenai perkembangan jumlah pelamar setiap hari pada masa pendaftaran online masih berlangsung.

Yang kedua, jika sahabat zunif.com memenuhi syarat untuk melamar formasi khusus atau formasi umum jabatan tertentu, gunakanlah kesempatan itu untuk melamar formasi tersebut. Karena formasi khusus dan formasi umum jabatan tertentu tidak banyak jumlah pelamar nya, sehingga peluang untuk bisa lolos ke tahapan seleksi (SKB) berikutnya cukup besar.

Yang ketiga, sahabat zunif.com perlu lulus passing grade dalam SKD. Untuk bisa lulus PG, maka saudara perlu mempersiapkan diri dengan baik. Minimal tahu dan paham kisi-kisi materi soal SKD, punya wawasan dan pengetahuan tentang materi TWK, TIU, dan TKP, dan sering mengerjakan latihan soal untuk memperdalam pengetahuan dan pengalaman mengerjakan soal-soal SKD berbasis CAT.

Berikut adalah perbedaan nilai passing grade SKD CPNS dari tahun 2017, 2018 dan 2019. Semoga setelah sahabat zunif.com mengetahui passing grade ini, sahabat bisa menentukan jenis formasi apa yang tepat untuk dilamar dalam seleksi penerimaan CPNS agar bisa lulus dengan mudah. Semoga bisa bermanfaat.

Passing Grade SKD Tahun 2017 (PermenpanRB Nomor 22 Tahun 2017)

Passing Grade Formasi Umum:
Total skor kelulusan SKD minimal 298 dengan masing-masing sub tes:
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): 75
Tes Intelegensi Umum (TIU): 80
Tes Karakteristik Pribadi (TKP): 143

Passing Grade Formasi Khusus:
Tidak ada passing grade untuk formasi khusus berikut ini. Hasil kelulusan SKD ditentukan berdasarkan rangking/pemeringkatan nilai tertinggi peserta.
1. Cumlaude/dengan pujian
2. Penyandang disabilitas
3. Putra-putri Papua/Papua Barat tidak termasuk untuk jabatan calon hakim.

Passing Grade Formasi Jabatan Tertentu:
Untuk formasi jabatan Dokter Spesialis, Penerbang, Instruktur Penerbang, Rescuer, Anak Buah Kapal, Pengamat Gunung Api, dan Penjaga Mercu Suar, termasuk formasi untuk Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, dan Kabupaten/Kota di wilayah Papua dan Papua Barat, hasil Seleksi Kompetensi Dasar didasarkan pada pemeringkatan/rangking. Itu artinya tidak ada passing grade (nilai minimal kelulusan).

NOTES: PermenpanRB Nomor 24 Tahun 2017

Karena banyaknya peserta SKD formasi jabatan Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian Terampil (Kemenkum HAM) yang tidak lolos passing grade, pemerintah melakukan revisi passing grade melalui PermenpanRB agar formasi CPNS bisa terpenuhi secara merata. Ketentuan sebagai berikut:
1. Dalam menentukan kelulusan untuk formasi Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian Terampil, selain didasarkan pada nilai ambang batas, penentuan kelulusan formasi Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian Terampil juga didasarkan pada pemeringkatan.
2. Penentuan kelulusan formasi Penjaga Tahanan dan Pemeriksa Keimigrasian Terampil pada daerah atau wilayah yang tidak terpenuhi melalui nilai ambang batas dipenuhi melalui pemeringkatan.
3. Pemeringkatan dipenuhi atau diisi oleh pelamar yang mendaftar dari daerah atau wilayah itu sendiri.
4. Pemeringkatan didasarkan atas nilai kumulatif pada Tes Karakteristik Pribadi, Tes Intelegensia Umum, dan Tes Wawasan Kebangsaan.

Passing Grade SKD Tahun 2018 (PermenpanRB Nomor 37 Tahun 2018)

Passing Grade Formasi Umum:
Total skor kelulusan SKD minimal 298 dengan masing-masing sub tes:
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK): 75
Tes Intelegensi Umum (TIU): 80
Tes Karakteristik Pribadi (TKP): 143

Passing Grade Formasi Khusus:
1. Putra/putri lulusan terbaik (cumlaude) dan Diaspora, minimal skor total skor SKD: 298 dengan nilai TIU minimal 85.
2. Penyandang disabilitas, minimal total skor SKD: 260 dengan nilai TIU minimal skor 70.
3. Putra/putri papua dan papua barat, minimal total skor SKD: 260, dengan nilai TIU minimal 60.
4. Olahragawan berprestasi internasional, tidak ada passing grade, kelulusan SKD berdasarkan sistem rangking/pemeringkatan nilai peserta.
5. Tenaga guru dan tenaga medis/paramedis dari eks tenaga honorer kategori-II, total skor SKD minimal 260, dengan nilai TIU minimal 60.

Passing Grade Formasi Jabatan Tertentu:
1. Formasi jabatan dokter spesialis dan instruktur penerbang, kelulusan SKD berdasarkan nilai total SKD minimal 298, dengan nilai TIU minimal 80.
2. Formasi jabatan petugas ukur, rescuer, anak buah kapal, pengamat gunung api, penjaga mercu suar, pelatih/pawang hewan, dan penjaga tahanan, minimal skor kelulusan SKD dengan nilai total 260, dengan nilai TIU minimal 70.

Notes: PermenpanRB Nomor 61 Tahun 2018

Setelah pelaksanaan SKD 2018, ada banyak peserta yang tidak lulus passing grade. Bahkan menurut data BKN, hanya ada sekitar 10% yang lulus passing grade dari total/seluruh peserta SKD. Sehingga muncul kebijakan pemerintah melalui PermenpanRB Nomor 61 Tahun 2018. Tujuannya tidak lain agar formasi jabatan bisa terisi secara merata pada seluruh instansi baik pusat maupun daerah. Kebijakan tersebut berisi penurunan passing grade sebagai berikut:
1. Nilai kumulatif SKD formasi Umum paling rendah 255.
2. Nilai kumulatif SKD formasi Umum untuk jabatan Dokter Spesialis dan Instruktur Penerbang paling rendah 255.
3. Nilai kumulatif SKD formasi Umum untuk jabatan Petugas Ukur, Rescuer, Anak Buah Kapal, Pengamat Gunung Api, Penjaga Mercu Suar, Pelatih/Pawang Hewan, dan Penjaga Tahanan paling rendah 255.
4. Nilai kumulatif SKD formasi Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cumlaude) dan Diaspora paling rendah 255.
5. Nilai kumulatif SKD formasi Penyandang Disabilitas paling rendah 220.
6. Nilai kumulatif SKD formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat paling rendah 220.
7. Nilai kumulatif SKD formasi Tenaga Guru dan Tenaga Medis/Paramedis dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II paling rendah 220.

Passing Grade SKD Tahun 2019 (Permenpan RB Nomor 24 Tahun 2019)

Formasi umum
TKP (Tes Karakteristik Pribadi) minimal skor: 126
TIU (Tes Intelegensi Umum) minimal skor: 80
TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) minimal skor: 65
Total skor minimal SKD agar lulus passing grade adalah: 271

Formasi Khusus
1. Nilai kumulatif SKD bagi formasi khusus Lulusan Terbaik dan formasi khusus Diaspora paling rendah 271, dengan nilai TIU minimal 85.
2. Nilai kumulatif SKD bagi formasi khusus Disabilitas paling rendah 260, dengan nilai TIU minimal 70.
3. Nilai kumulatif SKD bagi formasi khusus Putra/Putri Papua dan Papua Barat paling rendah 260, dengan nilai TIU minimal 60.
4. Passing grade SKD untuk formasi khusus Tenaga Pengamanan Siber sama dengan passing grade Formasi Umum (TKP: 126, TIU: 80, dan TWK: 65).

Formasi Umum Jabatan Tertentu
1. Nilai kumulatif SKD bagi formasi jabatan Dokter Spesialis, Dokter Gigi Spesialis, Dokter Pendidik Klinis, Dokter, Dokter Gigi, Instruktur Penerbang paling rendah 271, dengan nilai TIU 80.
2. Nilai kumulatif SKD bagi formasi jabatan Rescuer, Bosun, Jenang Kapal, Juru Mesin Kapal, Juru Minyak Kapal, Juru Mudi Kapal, Kelasi, Kerani, Oiler, Nakhoda, Mualim Kapal, Kepala Kamar Mesin Kapal, Masinis Kapal, Mandor Mesin Kapal, Juru Masak Kapal dan Pengamat Gunung Api paling rendah 260, dengan nilai TIU paling rendah 70.

Tambahan
Bentuk soal SKD berupa pilihan ganda (A, B, C, D, E) dengan jumlah seluruh soal sebanyak 100 butir soal. TKP terdiri dari 35 butir soal, TIU terdiri dari 35 butir soal, dan TWK terdiri dari 30 butir soal. Tes SKD dilaksanakan selama 90 menit dengan menggunakan komputer yang terhubung internet.

Penilaian SKD untuk materi soal TIU dan TWK apabila menjawab benar nilainya 5 dan apabila salah/tidak menjawab nilainya 0. Penilaian untuk materi soal TKP apabila menjawab nilai terendah 1 dan nilai tertinggi 5 serta tidak menjawab nilainya 0. Dengan demikian, nilai kumulatif SKD maksimal adalah 500, terdiri dari: nilai maksimal untuk TKP: 175, TIU: 175, dan TWK: 150.

Tags: #Batas Nilai #CPNS 2017 #CPNS 2018 #CPNS 2019 #Daftar CPNS #Kelulusan Peserta #Nilai Minimal #Nilai SKD #Passing Grade #Perbedaan Nilai

Silahkan Komentar