Ketentuan dan Persyaratan Umum CPNS 2019

31 views
PermenpanRB No 23 Tahun 2019 CPNS Ketentuan dan Persyaratan Umum

PermenpanRB No 23 Tahun 2019 CPNS Ketentuan dan Persyaratan Umum

Ketentuan dan Persyaratan Umum CPNS 2019 – Pemerintah Republik Indonesia baru saja merilis peraturan menteri PAN RB nomor 23 tahun 2019 tentang kriteria penetapan kebutuhan dan pelaksanaan seleksi calon pegawai negeri sipil. Ada banyak formasi jabatan PNS yang dibuka oleh pemerintah pusat dan daerah.

Itu merupakan peluang bagus bagi masyarakat Indonesia yang hingga kini mendambakan profesi pns. Karena ketika bisa menjadi pns, maka sahabat zunif.com akan memperoleh pekerjaan tetap, gaji tetap, status kepegawaian jelas, berbagai tunjangan, jaminan pensiun dll. Sehingga bisa meningkatkan status sosial anda dan keluarga anda di masyarakat lingkungan tempat tinggal saudara.

Bahkan tidak sedikit para orang tua dan para calon/mertua yang mendambakan punya anak/menantu sebagai abdi negara. Karena profesi tersebut diyakini oleh banyak orang mempunyai masa depan cerah.

Dari berbagai alasan dan motivasi itulah mengapa jumlah pelamar CPNS dari tahun ke tahun semakin besar angka nya. Sehingga sahabat zunif.com untuk bisa lulus CPNS sampai tahap akhir seleksi harus bersaing dengan peserta lain. Dan apabila diterima menjadi abdi negara, artinya saudara adalah orang-orang pilihan dan merupakan peserta terbaik dari peserta lain.

Bagi sahabat zunif.com yang hendak melamar kerja CPNS, baik bagi pelamar pemula atau pelamar lama, maka perlu mengetahui berbagai macam ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah. Karena syarat dan ketentuan pendaftaran CPNS dari tahun 2017, 2018, dan 2019 agak berbeda. Sehingga sahabat perlu memahami lebih komprehensif, agar bisa mengikuti tahapan proses seleksi sampai final.

Berikut adalah ketentuan resmi dan syarat-syarat umum pelamar CPNS 2019 seperti dikutip dari PermenpanRB No. 23 Tahun 2019. Semoga bisa memberikan pemahaman dan pencerahan bagi sahabat semua. Terimakasih atas perhatian dan perkenan saudara sudah sudi berkunjung di blog sederhana ini.

Ketentuan dan Persyaratan Umum CPNS 2019

1. Instansi Pusat dan Instansi Daerah wajib mengikuti persyaratan pendaftaran sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

2. Terdapat jabatan yang dapat dilamar dengan batas usia pelamar paling tinggi 40 (empat puluh) tahun saat melamar, yakni untuk jabatan dan kualifikasi pendidikan sebagai berikut:
a). Dokter dan Dokter Gigi dengan kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis dan Dokter Gigi Spesialis.
b). Dokter Pendidik Klinis.
c). Dosen, Peneliti, dan Perekayasa dengan kualifikasi pendidikan Strata Tiga (S-3/Doktor).

3. Instansi Pusat dan Instansi Daerah harus menyediakan Formasi Khusus Disabilitas yang dapat dilamar oleh penyandang disabilitas. Namun pelamar disabilitas dapat pula mendaftar pada Formasi Umum dan Formasi Khusus selain Formasi Khusus Disabilitas, dengan ketentuan sebagai berikut:

a). Instansi harus menentukan jabatan dan unit penempatan yang dapat dilamar oleh penyandang disabilitas pada Formasi Umum dan Formasi Khusus selain Formasi Disabilitas dengan mencantumkannya pada pengumuman pendaftaran masing–masing instansi disertai dengan kriteria/persyaratan yang jelas.

b). pada saat mendaftar di Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) pada jabatan dan unit penempatan tertentu, pelamar disabilitas wajib menyatakan bahwa yang bersangkutan merupakan penyandang disabilitas dan dibuktikan dengan dokumen/surat keterangan resmi yang berlaku dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan jenis dan derajat kedisabilitasannya, dan dokumen tersebut harus diunggah pada SSCASN.

c). pada saat memverifikasi persyaratan administrasi, instansi wajib memeriksa dokumen tersebut dan menentukan apakah jabatan dan unit penempatan yang dipilih dapat dilamar atau tidak dapat dilamar oleh penyandang disabilitas.

d). apabila instansi menyatakan jabatan dan unit penempatan yang dimaksud dapat dilamar oleh penyandang disabilitas maka instansi wajib mengundang yang bersangkutan untuk memastikan kesesuaian formasi dengan jenis dan derajat kedisabilitasannya sebelum mengumumkan kelulusan seleksi administrasi.

e). Instansi wajib mengumumkan apabila pelamar disabilitas dinyatakan lulus seleksi administrasi.

f). apabila instansi menyatakan terdapat jabatan dan unit penempatan yang tidak dapat dilamar oleh penyandang disabilitas maka instansi harus menyampaikan alasan yang jelas dan memberikan kesempatan kepada calon pelamar untuk mengajukan sanggahan (selama masa sanggah) setelah diumumkan ketidaklulusan seleksi administrasi terhadap calon pelamar. Instansi dapat mengubah keputusan hasil seleksi administrasi apabila sanggahan dari calon pelamar dapat diterima.

g). tata cara dan waktu pelaksanaan SKD dan SKB bagi penyandang disabilitas yang melamar pada Formasi Umum dan Formasi Khusus selain Formasi Disabilitas, sama dengan Formasi Umum yaitu 90 (sembilan puluh) menit (disabilitas sensorik netra tidak diberikan pendampingan dan perpanjangan waktu).

h). nilai ambang batas/passing grade mengikuti nilai ambang batas/passing grade Formasi Umum.

i). apabila terdapat pelamar disabilitas yang melamar pada Formasi Umum dan Formasi Khusus selain Formasi Disabilitas, namun tidak melampirkan dokumen/surat keterangan yang menyatakan jenis dan derajat kedisabilitasannya, dan di kemudian hari terbukti bahwa calon pelamar tersebut adalah benar sebagai penyandang disabilitas maka PPK dapat menggugurkan keikutsertaan/kelulusan yang bersangkutan.

j). terhadap peserta disabilitas yang ketahuan tidak melampirkan surat keterangan disabilitas, PPK harus mengumumkan pembatalan keikutsertaan/kelulusan yang bersangkutan dengan tembusan kepada Menteri dan BKN.

4. Calon pelamar merupakan lulusan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) / sederajat yang sudah terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kementerian Agama, dan lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri yang Program Studinya terakreditasi pada Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Negeri (BAN-PT) atau Pusdiknakes/LAM-PTKes pada saat kelulusan yang dibuktikan dengan tanggal kelulusan yang tertulis pada ijazah.

5. Pelamar pada formasi jabatan Guru yang memiliki sertifikasi pendidik (Serdik) sesuai dengan jabatan guru yang dilamar (linier), yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dan Kementerian Agama, akan diberikan nilai maksimal SKB.

6. Pelamar yang mendaftar pada formasi jenis jabatan tenaga kesehatan yang mensyaratkan Surat Tanda Registrasi (STR), wajib melampirkan STR (bukan internship) sesuai jabatan yang dilamar (linier) yang masih berlaku pada saat pendaftaran, dibuktikan dengan tanggal masa berlaku yang tertulis pada Surat Tanda Registrasi (STR).

7. Peserta PI/TL dapat mendaftar dan mengikuti seleksi CPNS tahun 2019 dengan menggunakan kualifikasi pendidikan yang sama saat melamar CPNS Tahun 2018, pada jabatan dan instansi yang diinginkan baik sama ataupun tidak sama dengan yang dilamar saat mendaftar sebagai CPNS Tahun 2018.

8. Peserta P1/TL, diberikan peluang menggunakan nilai terbaik antara nilai SKD Tahun 2018 dan nilai SKD Tahun 2019, sebagai dasar untuk dapat mengikuti tahap SKB selanjutnya.

9. Data Peserta P1/TL, didasarkan pada basis data hasil SKD tahun 2018 yang disimpan dalam SSCASN BKN.

10. Peserta seleksi yang sedang dalam proses mengikuti program beasiswa (seperti LPDP) dan telah ditetapkan sebagai CPNS dapat melanjutkan program beasiswanya setelah yang bersangkutan berstatus PNS.

11. Peserta seleksi CPNS tahun 2018 yang dinyatakan lulus tahap akhir seleksi dan telah mendapatkan penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) dari BKN, kemudian mengundurkan diri, maka yang bersangkutan tidak dapat mendaftar pada seleksi pengadaan CPNS tahun 2019.

12. Waktu pelaksanaan SKD dan SKB menggunakan CAT masing-masing adalah 90 (sembilan puluh) menit.

13. Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara Badan Kepegawaian Negara (SSCASN BKN) adalah portal pendaftaran terintegrasi berbasis Internet yang digunakan dalam Pengadaan CPNS Tahun 2019.

Tags: #Aturan Seleksi #CPNS 2019 #Ketentuan Lamaran #Pelamar CPNS #Persyaratan Umum #Regulasi Pemerintah #Sistem Meritrokrasi

Silahkan Komentar