Buku Nikah vs Kartu Nikah Kementerian Agama RI

111 views

Menikah Itu Ibadah Sunah RasulBuku Nikah vs Kartu Nikah Kementerian Agama RI – Belum lama ini Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag RI) mengumumkan adanya dokumen baru yang perlu dimiliki oleh pasangan suami istri, yaitu kartu nikah. Dokumen tersebut berbentuk kartu yang didalamnya memuat identitas diri dan foto pasangan suami istri.

Bagi sahabat zunif.com yang sudah menikah tentu sudah tidak asing lagi dengan surat nikah, karena jika anda menikah resmi sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia dan hukum agama, bisa dipastikan setelah nikah akan memperoleh surat nikah. Surat nikah untuk istri dan surat nikah untuk suami.

Buku atau surat nikah berisi tentang identitas suami dan istri, foto suami dan istri, hari dan tanggal pernikahan, mahar/masa kawin pernikahan, alamat asal suami dan istri, kewajiban dan tugas suami dan istri, dan masih banyak lagi.

Berbeda jika sahabat menikah secara siri (menikah sesuai agama saja), sehingga pernikahan tersebut belum tercatat oleh kementerian agama dalam hal ini kantor urusan agama (KUA), sehingga sahabat belum bisa memiliki buku nikah. Mungkin alasan faktor keuangan ataupun memang usia belum memenuhi syarat pernikahan di Indonesia, sehingga memutuskan menikah siri dulu, kemudian baru menikah resmi di KUA.

Bagi sahabat zunif.com yang sudah punya buku nikah, anda bisa membuat kartu nikah di KUA / di Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten/Kota. Selain bentuk kartunya lebih simpel dan praktis, ternyata fungsi dan kegunaannya tidak jauh berbeda dengan buku nikah.

Seperti yang sudah ditulis pada paragraf sebelumnya, bahwa kartu nikah berbentuk kartu yang berisi informasi identitas suami dan istri serta foto keduanya.

Namun, jika sahabat belum begitu berminat untuk membuat kartu nikah, tidak ada masalah, karena memang belum diwajibkan oleh pemerintah Republik Indonesia.

Yang terpenting adalah sahabat sudah punya buku nikah, dan sudah harus siap dengan kewajiban, tugas dan tanggung jawab sebagai seorang istri/suami dan sebagai ayah/ibu dari anak-anak nya. Karena hal itu lebih utama daripada hanya pusing mengurus kartu nikah yang hingga kini masih perlu dipertanyakan fungsi dan kegunaan yang sebenarnya?

Mungkin itu sedikit informasi dari blog zunif yang bisa disampaikan untuk sahabat semua, semoga bisa bermanfaat. Semoga hari anda menyenangkan dan hidup bahagia bersama keluarga.

Referensi: Diolah dari berbagai sumber

Tags: #Buku Nikah #Kantor Urusan Agama #Kartu Nikah #Kemenag RI #Kementerian Agama #Republik Indonesia

  1. author

    Bang Day3 bulan ago

    Keren tuh. jadi gak perlu repot bawa2 buku nikah yang tebal kemana2

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif2 bulan ago

      iya gan lebih praktis kartu nikah :mrgreen:

      Balas
  2. author

    kotanopan.com2 bulan ago

    setelah ada buku nikah, sekarang ada kartu Nikah, ibarat Ada BPKB dan STNK ya gan?? hahahaha

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif2 bulan ago

      begitu juga boleh gan hhhh :mrgreen:

      Balas
  3. author

    Ekopriantoblogs2 bulan ago

    Apa untuk sekarang kartu nikah ini sudah bisa diurus gan? Atau baru wacana pemerintah?

    Balas
    • author
      Penulis

      zunif2 bulan ago

      iya sudah bisa di urus gan di kua, tapi dengar2 untuk bikin kartu nikah ada biaya administrasi nya :mrgreen:

      Balas
  4. 5 Jurusan Paling Laris Di Indonesia (Jumlah Lulusan Terbanyak) | zunif.com2 bulan ago

    […] dan atas. Biasanya kampus yang membuka keran pendaftaran jurusan PAI adalah perguruan tinggi keagamaan islam negeri (PTKIN) dan perguruan tinggi keagamaan islam swasta, yang hampir setiap kabupaten/kota ada kampus […]

    Balas
  5. Daftar Kuliah Program Profesi di Kampus Indonesia | zunif.com2 bulan ago

    […] PPG ada tes seleksi ketat, karena kuliah profesi pendidik hingga kini masih diberi subsidi oleh pemerintah republik indonesia, sehingga kuliah profesi ini gratis. Lama studi 1 tahun dan di akhir studi ada ujian akhir tertulis […]

    Balas

Tinggalkan Balasan ke Ekopriantoblogs Batalkan balasan